Hari Ke-6 Program Kepemimpinan LPDP 6: Paparan Tentang Kepemimpinan

Posted: November 26, 2013 in Kepemimpinan, LPDP, Motivasi, Short Story
Tag:, , ,

IMG_3240Di hari keenam ini (7 Oktober 2013), kami menjalani hari kedua pada edisi pelatihan di markas TNI AU di Halim Perdanakusuma di Jakarta. Agenda hari ini kiranya akan lebih menyenangkan dari hari kemarin, karena nantinya kami akan diajak ‘jalan-jalan’ untuk melihat dan mempelajari segala yang ada di Halim Perdana Kusuma ini. Akan tetapi, sebelum jalan-jalan berlangsung, materi pembekalan seperti hari-hari sebelumnya harus kami ikuti dulu. Karena, isi dari materi ini berkenaan langsung dengan tema ‘kepemimpinan’ yang menjadi intisari dari Program Kepemimpinan LPDP ini. Materi ini, akan disampaikan oleh Bapak Sukmo Gunardi.

***

Joging, Sarapan dan Apel Pagi

Waktu menunjukkan jam 04.30 WIB, pertanda kami harus melaksanakan shalat Subuh berjamaah sebagaimana yang telah dijadwalkan (bagi yang melaksanakan). Seperti kemarin, selepas shalat Subuh berjamaah, kami langsung bergegas ke barak masing-masing untuk mengganti pakaian guna persiapan olahraga pagi yang akan diisi dengan joging mengitari beberapa ruas jalan yang melingkar di wilayah Halim Perdana Kusuma ini.

Sebelum joging, seperti biasanya, pemanasan merupakan sebuah keniscayaan. Pemanasan ini dipimpin langsung oleh salah seorang instruktur dari Bapak TNI (yang saya lupa namanya, hehehe ^^v). Selesai pemanasan, kami pun langsung berolahraga pagi dengan rapi. Barisan haruslah tetap seperti sedia kala. Semua berbaris dengan barisan seperti kemarin. Tidak boleh ada yang berubah atau berpindah barisan.

Saya kira, joging ini akan biasa-biasa saja. Tapi ternyata tidak pemirsa, selama joging berlangsung, kami harus memperlihatkan semangat juang dengan menyanyikan lagu secara bersamaan. Entah yel-yel angkatan, mars angkatan, Indonesia Raya, Garuda di Dadaku, atau bahkan lagu-lagu yang sering dinyanyikan oleh kalangan TNI yang kami sendiri tidak begitu hafal. Tapi yah, namanya juga sebagai pengobar semangat, maka kami teriak-teriak tak karuan bagai ada maling nyolong jemuran, haha :D.

Silahkan menyanyi sekeras-kerasnya, asalkan kompak. Begitulah.

Ketika jarak telah kami tempuh lebih dari setengah, kelelahan mulai datang. Para peserta wanita banyak yang tidak kuat lagi berlari. Maka mau tak mau, para lelaki harus mengalah untuk memperlambat berlarinya agar peserta wanita bisa mengimbangi walau hanya dengan berjalan cepat. Keringat bercucuran dan aroma tak sedap tak bisa dihindarkan, xixixixi.

Akhirnya, sampai juga di garis finish. Fiyuuuh, lelah sekali. Barisan tetap rapi, pelemasan dan pendinginan langsung dilakukan agar kaki ini tidak kram.

Setelah ini kami harus langsung membersihkan diri dari keringat dan aroma yang agak sedap :D.

Mandi selesai, dan kini saatnya apel pagi. Kami berbaris dan diberi pengarahan terkait dengan agenda hari ini: pembekalan materi dan kunjungan ke beberapa tempat di lingkungan LANUD Halim Perdana Kusuma ini, karena nanti selain melihat-lihat dan belajar di museum TNI AU, kami juga akan diajak melihat-lihat pesawat-pesawat milik TNI AU! Wow, that’s awesome!

Sebelum bersiap menerima materi, mari biarkan perut kita isi ;).

IMG_1933

Materi Paparan Kepemimpinan: by Sukmo Gunardi

Kami bersiap menerima materi, Bapak Sukmo Gunardi sudah bersiap di depan. Kami menyiapkan seperangkat alat shalat… eh…alat tulis maksudnya, agar kami bisa mencatat dan mengambil poin-poin penting yang beliau paparkan.

Let’s, check it out!

Ada beberapa latar belakang mengapa jiwa kepemimpinan perlu sekali ditumbuhkan. Di antaranya: bahwa pada masa sekarang ini, tantangan global merupakan tantangan nyata yang ada di depan mata kita; kepemimpinan juga merupakan ajang untuk menumbuhkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas; juga sebagai solusi di tengah kondisi sosial-ekonomi negeri ini yang belum bisa dikatakan kondusif.

Artinya, kepemimpinan merupakan sikap penting yang perlu sekali ditumbuhkan, karena menumbuhkan jiwa kepemimpinan berarti menumbuhkan kemampuan untuk mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan tertentu.

IMG_3263

Ada banyak macam tipe-tipe kepemimpinan, ada tipe positional, personal, dan political. Semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan.

Kurang lebih bisa diartikan seperti ini. Tipe positional, merupakan salah satu tipe kepemimpinan yang memiliki kelebihan untuk memahami dan berlaku lebih baik kepada bawahan-bawahannya dengan latar belakang yang berbeda. Artinya, perbedaan sikon dan karakter yang ia hadapi, bisa ia atasi karena ia bisa berperan dengan berbagai ‘posisi’.

Tipe personal. Dia akan lebih cenderung mengartikan bahwa hanya dirinyalah yang mampu memutuskan guna memecahkan masalah. Penempatan tanggungjawab sepenuhnya diletakkan di pundaknya sendiri. Ia percaya bahwa ia bisa walau tanpa bantuan anggota-anggotanya.

Sedangkan untuk tipe political, lebih berkutat pada orientasi kepentingan. Pemimpin yang bertipe ini, biasanya pandai mencari celah dan peluang yang ia anggap itu sebagai sesuatu yang menguntungkan. Politik, selalu identik dengan ‘tak ada kawan atau pun lawan, ketika dia menguntungkan, maka dialah kawan’.

Selanjutnya, jika dilihat dari sisi pola mengatur bawahan, kepemimpinan bisa dibagi menjadi tiga tipe: autocratic, democratic, dan laissez faire.

Tanya jawab

Pertama, autocratic. Tipe ini pada dasarnya berprinsip bahwa segenap keputusan dan kebijakan dibebankan dan menjadi tanggungjawab pimpinan. Bawahan sama sekali tidak mendapat porsi untuk turut urun-rembuk atau memberi masukan terhadap kebijakan dan keputusan yang akan diambil. Oleh karenanya, tipe ini sering disebut juga tipe kepemimpinan yang otoriter.

Kedua, democratic. Yaitu, tipe kepemimpinan yang menuntut partisipasi anggota. Pemimpin tidak memiliki beban memberi keputusan dan kebijakan yang diemban seorang diri, karena bawahannya juga bisa turut serta memberi masukan dan mengusulkan segala sesuatunya agar terjadi keseimbangan arah pola komunikasi dan hubungan antara atasan dan bawahan.

Ketiga, laissez faire. Istilah Laissez Faire merupakan sebuah frasa bahasa Perancis yang berarti “biarkan terjadi” (secara harafiah “biarkan berbuat”). Istilah ini berasal dari diksi Perancis yang digunakan pertama kali oleh para psiokrat pada abad ke 18 sebagai bentuk perlawanan terhadap intervensi pemerintah dalam perdagangan. Laissez-faire menjadi sinonim untuk ekonomi pasar bebas yang ketat selama awal dan pertengahan abad ke-19. Secara umum, istilah ini dimengerti sebagai sebuah doktrin ekonomi yang tidak menginginkan adanya campur tangan pemerintah dalam perekonomian.* Dalam konteks kepemimpinan, orang yang bertipe ini hanya sekedar memberi dorongan pada anggota. Ia memberikan keleluasaan kepada para anggotanya untuk memutuskan atau mengambil kebijakan yang menjadi kesepakatan mereka. Bebas, sepenuhnya.

Terakhir, ada 10 tips yang disampaikan oleh Bapak Sukmo ketika kami kelak menjadi pemimpin: 1) Visions (milikilah visi-visi yang cemerlang dan jadilah pemimpin yang visioner), 2) be a patient man (jadilah orang sabar di dalam menghadapi segala sesuatu), 3) be a great decision maker (jadilah pembuat keputusan yang hebat), 4) be a team leader (jadilah pemimpin dalam tim), 5) be a life long learner (jadilah pembelajar dalm jangka waktu lama alias tak terbatas; kapanpun), 6) communicate clearly (berkomunikasilah dengan jelas agar tidak timbul benih-benih kebencian dan kesalah pahaman di antara kita, cieee… :D), 7) give and don’t expect respect (dermawan dan suka memberi serta tidak mengharap penghormatan dari orang lain), 8) be knowledgeable (milikilah wawasan yang luas), 9) be organized (jadilah orang yang bisa diatur dan tertata), 10) be positive (selalu berpikir positif terhadap segala tindak laku yang kita lakukan).

Selepas materi, kami pun diajak untuk mengisi kuisioner kepemimpinan guna mengukur corak dan model kepemimpinan kami masing-masing.

Kuisioner

Wah, kiranya sudah cukup, karena sepertinya terlalu panjang uraian posting ini. Tapi tak apalah, semoga bermanfaat. Amin. 😉

*dilansir dari http://id.wikipedia.org/wiki/Laissez-faire

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s